Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menikmati Indahnya Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung

Kupu Kupu Bantimurung

Menikmati Indahnya Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung - Kupu-kupu banyak disukai karena warna-warnanya yang indah. Belum lagi setiap kelopak sayap kupu-kupu memiliki motif dan bentuk yang unik dan berbeda-beda. Nah, bagi Anda yang ingin melihat ribuan bahkan jutaan kupu-kupu terbang bebas di alamnya sembari berpiknik, bisa datang ke Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (lebih masyur disebut Taman Nasional Bantimurung) yang berlokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Untuk menikmati indahnya kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung, Anda perlu menempuh perjalanan selama kurang lebih 1-2 jam dari Kota Makassar.

Perjalanan ke tempat ini tidak akan membuat Anda jenuh. Pasalnya, jalan menuju taman nasional tersebut sudah mulus. Saat Anda memasuki Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung akan disambut dengan rindang pepohonan. Sebaiknya Anda memperlambat laju kendaraan saat sudah memasuki kawasan taman ini. Pasalnya, sesekali kera-kera muncul dan menyeberang jalan. Apabila Anda beruntung melihatnya, tentu bisa mengabadikan moment langka ini.

Selanjutnya, patung kupu-kupu raksasa terpasang jelas di atas gapura masuk kawasan wisata ini. Selang beberapa meter selanjutnya, tampak pula patung kera yang begitu gagah berdiri. Setelah memasuki kawasan wisata Taman Nasional Bantimurung, Anda akan disambut dengan suasana yang sejuk.

Taman Nasional seluas 43.750 hektare ini menjadi surga bagi kupu-kupu. Di taman ini terdapat sekitar 100-an lebih spesies dan 20 jenis kupu-kupu yang dilindungi pemerintah karena langka. Demikian kayanya taman ini akan kupu-kupu, penjajah Belanda  menjuliki kawasan ini sebagai “Kingdom of Butterfly” atau kerajaan kupu-kupu.

Kondisi geografis taman ini yang berada di kawasan karst membuat habitat kupu-kupu berkembang pesat. Selain karena kawasan karst sangat cocok untuk perkembangbiakan kupu-kupu, keberadaan air terjun dan vegetasi tropis yang tumbuh di taman nasional ini juga menjadi faktor pendukung lain pesatnya pertumbuhan kupu-kupu dengan cepat.

Selain menawarkan pesona kawanan kupu-kupu dan museum kupu-kupu, Taman Nasioanal Bantimurung Bulusaraung juga menyuguhkan panorama alam berupa air terjun dan juga tebing-tebing karst. Berbeda dengan air terjun di banyak daerah lain yang umumnya tinggi dan menjulang, air terjun Bantimurung terbilang rendah. Tingginya sekitar 15 meter saja. Meski tak mengucur dari tempat yang tinggi, tetapi Air Terjun Bantimurung tetap memiliki pesonanya sendiri.

Air tersebut seolah-olah mengalir dari gundukan batu kapur besar dengan lebar sekitar 20 meter. Melihat keunikan ini, tak jarang para pelancong yang ingin memacu adrenalin pun mencoba menantang air terjun itu dan meluncur ke bawah. Anda yang tak ingin menantang air terjun, tetapi tetap ingin merasakan dinginnya air terjun Bantimuung bisa menuju ke tempat pemandian yang terletak di bahwa curahan air terjun tersebut. Tempat ini terbuat dari landasan batu kapur yang keras dan tertutup mineral karena alira air selama ratusan tahun. Di sisi kiri air terjun terdapat tangga yang digunakan menuju dua gua yang ada di kawasan wisata ini, yaitu Goa Mimpi dan Goa Batu yang memiliki stalagtit dan stalagmit menawan.

Puas menyusuri dan Menikmati Indahnya Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung, pastikan jangan lupa membeli buah tangan. Di tempat ini terdapat banyak penjual yang menjajakan kupu-kupu asli yang sudah mati dan diawetkan dan dibingkai dalam pigura. Terdapat pula aksesori cantik khas kupu-kupu, seperti bros. Apapun pilihan oleh-olehnya, pastikan hanya memilih Arsy Tours & Travel sebagai mitra wisata Anda, karena kami menyajika layanan profesional dengan budget yang terjangkau. (y*)

Tag: Menikmati Indahnya Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan, Goa Batu, Goa Mimpi

Student Terpelajar
Student Terpelajar Content Creator, Video Creator and Writer

Posting Komentar untuk "Menikmati Indahnya Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung"