Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kandungan dan Manfaat Buah Pepaya Bagi Tubuh

Pepaya memiliki nama Latin Carica pepaya. Di autralia biasa disebut Paw paw. Buah pepaya adalah buah yang populer di kalangan masyarakat dunia dan juga Indonesia. Namun meskipun populer banyak yang belum mengetahui apa manfaat buah pepaya ini.

Kandungan dan Manfaat Buah Pepaya

Buah pepaya adalah sumber vitamin yang baik. Beberapa vitamin yang terkandung di dalam buah pepaya adalah vitamin A dan C. Kandungan vitamin A buah pepaya lebih tinggi daripada wortel, vitamin C buah pepaya lebih tinggi dari pada jeruk. selain itu pepaya juga mengandung vitamin B kompleks dan vitamin E. Beberapa enzim juga terkandung dalam buah pepaya, selain juga mineral. Pepaya memiliki kandungan antioksidan yang tinggi ini termasuk vitamin C, flavonoi, folat, vitamin A, Asam panthotenic, mineral, magnesium, vitamin E, kalium, serat dan vitamin B.
Beberapa kandungan dan manfaat buah pepaya adalah sebagai berikut :


  • Pepaya kaya akan serat yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan membantu menurunkan kadar kolestrol dalam hati.
  • Pepaya memiliki sifat antiseptik sehingga oleh karenanya membantu mencegah perkembangbiakan bakteri yang merugikan di dalam usus. Selain itu pepaya menjaga pH lambung agar tetap normal, sehingga keseimbangan flora lambung terjaga.
  • Vitamin C-nya bermanfaat untuk mencegah penyakit mata seperti katarak dan bermanfaat untuk sistem kardiovaskuler seperti mengurangi risiko penyakit jantung serta memperkuat dinding pembuluh kapiler. Selain itu vitamin C dan karoten yang terkandung dalam pepaya pun bisa mencegah kanker.
  • Buah pepaya percaya juga diyakini memiliki kandungan hormon dan vitamin A yang merangsang indung telur untuk mensekresikan / melepaskan hormon kewanitaan. selain itu buah pepaya juga mengandung enzim yang dapat membantu pertumbuhan payudara sehingga lebih kencang dan kenyal
  • Buah ini dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit disentri dan reumatik.
  • Buah pepaya mengandung banyak enzim, dimana salah satu enzim tersebut berperan sebagai pengurai lemak dan protein, sehingga buah ini baik digunakan dalam pola makan diet.


1. Mencegah Penyakit Jantung

Antioksidan yang terkandung di dalam pepaya membantu mencegah oksidasi kolestrol dalam hati. Kadar kolestrol tinggi dalam darah adalah faktor predisposisi (pemicu) serangan jantung dan stroke dan ini dapat dicegah dengan mengkonsumsi buah pepaya secara teratur. Asam folat yang ditemukan dalam pepaya melindungi dinding pembuluh darah dari zaat - zat berbahaya. Buah pepaya mengandung vitamin A dan vitamin B kadar tinggi yang diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan mengkonsumsi buah pepaya diyakini dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mencegah beberapa penyakit, seperti pilek  dan batuk, infeksi dan flu.

2. Mengurangi Peradangan

Pepaya juga mengandung enzim papain dan enzim chymopapain yang dapat mengurangi peradangan sehingga membantu tubuh dalam penyembuhan luka. Selain itu enzim ini sangat aktif dan memiliki kemampuan mempercepat proses pencernaan protein. Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per kilogram berat buah. Tapi dari jumlah yang sedikit tersebut hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya yang mampu mencerna protein sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri. papain mencerna protein menjadi arginin. Senyawa arginin merupakan salah satu asam amino esensil yang dalam kondisi normal tidak bisa diproduksi tubuh dan biasa diperoleh melalui makanan seperti telur dan ragi. Proses pembentukan arigin dengan papain ini turut mempengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia/human growth hormone (HGH). (HGH) membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penimbunan lemak di tubuh. Papain juga berfungsi membantu pengaturan asam amino dan membantu mengeluarkan racun tubuh. Dengan cara ini sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan.

3. Menjaga Kesehatan Paru - paru 

Vitamin A yang dapat dalam buah pepaya bermanfaat bagi orang - orang yang memiliki paru - paru yang lemah. Memasukkan pepaya dalam menu makan, akan mengurangi kemungkinan tertular penyakit yang muncul akibat paru - paru yang lemah, seperti bronkitis.

4 Ramuan Kesehatan Dengan Bahan Dasar Pepaya

  • Untuk obat luar, pepaya direbus di dalam air secukupnya dan air rebusan digunakan untuk mencuci bagian tubuh yang mengalami luka.
  • Untuk penyakit kulit tertentu, misalnya tumit pecah - pecah, panu digigit serangga dan kapalan, buah pepaya dapat digunakan sebagai obat dalam. Yaitu dengan 30-60 gram bahan segar yang direbus atau dihaluskan menjadi jus.
  • Untuk mengatasi ubanan sebelum waktunya, sebanyak 30 gram biji pepaya yang disangrai dihaluskan hingga menjadi bubuk, kemudian ditambahkan 1 sendok makan minyak kelapa, diaduk hingga rata lalu dioleskan pada rambut hingga merata dan didiamkan selama 1-2 jam. setelah itu dibersihkan, perlakuan ini dilakukan sekalii seminggu.
  • Bagi penderita susah buang air besar, pepaya masak dikupas kulitnya dan diambil 300 gram kemudian direncam dengan air gram secukupnya lalu dimakan. Perlakuan ii dilakukan dua kali sehari.
  • Untuk haid yang berlebihan, pepaya muda sebanyak 200 gram direbus dengan 600 cc air bersama dengan 100 gram rimpang teratai hingga air tersisa setengahnya, lalu air rebusan ini diminum dan bahan lainnya dimakan.
  • Buah pepaya juga dapat dibuat jus bersama bahan lain untuk mengobati panas dalam pada anak - anak. caranya adalah dengan mencampur 200 gram buah pepaya matang, 300 gram labu parang / labu kuning, gula batu secukupnya. Bahan - bahan tersebut di blender dengan air secukupnya dan diminum.
  • Untuk mengatasi influenza sebanyak 20 gram biji pepaya 10 gram jahe, 15 gram lempuyang wangi, 2 siung bawang putih direbus dengan 500 cc air hingga tersisa setengahnya . kemudian ditambahkan 2 sendok makan air jeruk nipis dan madu secukupnya. Ramuan ini diminum sebanyak 100 cc sebanyak 3 kali sehari. 


Selain buahnya pepaya juga dapat diambil beberapa bagian pohon yang lain untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan. Berikut kami sajikan beberapa diantaranya :
  • Daun pepaya untuk obat jerwat. Cara membuatnya dengan menjemur daun pepaya tua sebanyak 30 gram dan ditumbuk halus. Tumbukan ini kemudian ditambahkan air sebanyak 30 cc hingga menjadi adonan. adonan ini digunakan sebagai masker pada kulit yang berjerawat.
  • Bila menderita sakit perut saat haid, daun pepaya sebanyak 30 gram, 30 gram kencur, 15 gram buah asam, garam secukupnya ditumbuk hingga halus dan ditambahkan air secukupnya ditumbuk hingga halus dan ditambahkan air sekucupnya lalu diperas hingga tertampung 200 cc dan diminum pada saat haid.
  • Untuk penderita rematik, daun pepaya sebanyak 60 gram dapat direbus bersama dengan 15 gram jahe merah di dalam 400 cc air tersisa setengahnya lalu disaring dan diminum ketika hangat. Selain itu dapat digunakan 30 gram buah pepaya setengah matang. 15 gram jahe merah direbus dengan 600 cc air hingga tersisa setengahnya, lalu disaring dan airnya diminum 2 kali sehari sebanyak 150 cc sekali minum.
  • Daun pepaya untuk obat anemia. Caranya dengan merebus 30 gram daun pepaya, 20 grm daun blustru, 20 gram daun selasih, 10 gram lempu yang disaring, dan air diminum 2 kali sehari sebanyak 200 cc sekali minum.
  • Untuk mengatasi sakit masuk angin, 60 gram daun pepaya, 20 gram daun sembung, 10 gram jahe, 3 batang sereh, 10 butir cengkeh, 1/2 sendok teh jintan, 30 gram gula aren / gula merah direbus dalam 800 cc air hingga tersisa setengahnya, lalu disaring dan air diminum 3 kali sehari sebanyak 150 cc sekali minum.
  • Orang - orang jama dulu menggunakan daun pepaya untuk meningkatkan nafsu makan. Ramuan tersebut masih relevan dengan kondisi saat ini. Ramuan tersebut dibuat dengan cara menghaluska 100 gram daun pepaya muda segar, kemudian ditambahkan 200 cc air lalu disaring dan ditambahkan madu secukupnya.
  • Bagi penderita rematik, akar pepaya bermanfaat untuk mengurangi keluhan. Caranya dengan menghaluskan bahan - bahan berikut : 30 gram akar pepaya, 20 gram daun jeruk nipis, 15 gram sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng china, 30 gram daun sirih segar, 5 buah cabai rawit. campuran tersebut direndam dalam alkohol 75% selama 7 hari, kemudian diperas dan disaring. air perasaan digunakan untuk menggosok dan menganut bagian yang sakit. Perlukan ini dilakukan 2-3 kali sehari. Selain itu dapat digunakan 1/2 sendok teh getah batang sesuru, minyak kayu putih secukupnya yang diaduk rata lalu digunakan untuk menggosok bagian yang sakit.
Student Terpelajar
Student Terpelajar Content Creator, Video Creator and Writer

Posting Komentar untuk "Kandungan dan Manfaat Buah Pepaya Bagi Tubuh"