Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dampak Pariwisata terhadap Perekonomian

Dampak Pariwisata terhadap Perekonomian

Dampak pariwisata terdahat perekonomian dapat dikelompokkan sebagai berikut : 

a. Dampak Penerimaan Visa Negara 

Nesparnas menghitung secara kuantitatif melaui standar statistik dengan mengacupada UN System of National Accounts yang menampilkan definisi dan klasifikasi yang dipergunakan untuk survei sesuai standar internasional. 

Berdasarkan data dapat diketahui bahwa sumbangan periwisata terhadap perekonomian danketerkaitannya dengan berbagai sektor ekonomi lain baik konsumsi yang dilakukan oleh wisatawan untuk sektor pariwisata maupun sektor lain.

Perhitungan Nesparnas terdiri atas beberapa sub sektor dalam ekonomi (perdagangan, hotel, restoran,transportasi dan jasa), faktor pendapatan (upah, keuntungan, danbunga) serta komposisi pengeluaran(konsumsi, pemerintah, investasi, ekspor, danimpor). 

Ketiga komponen itu dihitung menjadi satu sebagaidevisa dari sektor kepariwisataan. Nesparnas menggambarkan besaran devisa yang mengalir masuk danmengalir keluar dari sektor pariwisata. 

b. Dampak terhadap Pendapatan Masyarakat 

Setiap kegiatan pariwisata menghasilkan pendapatan khususnya bagi masyarakat setempat . Pendapatanitu dihasilkan dari transaksi antara wisatawan dan tuan rumah dalam bentuk pembelanjaan yang dilakukan olehwisatawan. 

Pengeluaran wisatawan terdistribusi tidak hanya ke pihak-pihak yang terlibat langsung dalamindustri pariwisata seperti hotel, restoran, biro perjalanan wisata, dan pemandu wisata. Distribusi pengeluaranwisatawan juga diserap ke sektor pertanian, sektor industri kerajinan, sektor angkutan, sektor komunikasi, dansektor lain yang terkait. 

c. Dampak terhadap Peluang Kerja 

Pariwisata merupakan industri yang menawarkan beragam jenis pekerjaan kreatif sehingga mampumenampung jumlah tenaga kerja yang cukup banyak. 

Seorang wisatawan dilayani oleh banyak orang. Sebagaicontoh, wisatawan yang bersantai di pantai dapat memberikan pendapatan bagi penjual makanminum, penyewatikar, pemijat, dan pekerja lain. 

d. Dampak terhadap Struktur Ekonomi 

Peningkatan pendapatan masyarakat dari industri pariwisata membuat struktur ekonomi masyarakatmenjadi lebih baik. Masyarakat bisa memperbaiki kehidupan dari bekerja di industri pariwisata. 

e. Dampak dalam Membuka Peluang Investasi 

Keragaman usaha dalam industri pariwisata memberikan peluang bagi para investor untuk menanamkanmodal. Kesempatan berinvestasi di daerah wisata berpotensi membentuk dan meningkatkan perekonomianmasyarakat setempat. 

f. Dampak terhadap Aktivitas Wirausaha 

Adanya kebutuhan wisatawan saat berkunjung ke destinasi wisata mendorong masyarakat untuk menyediakan kebutuhannya dengan membuka usaha atau wirausaha. Pariwisata membuka peluang untuk berwirausaha dengan menjajahkan berbagai kebutuhan wisatawan, baikprodukbarangmaupunprodukjasa. 

Selain keuntungan-keuntungan itu, pariwisata memberikan dampak yang merugikan bagimasyarakat di antaranya sebagai berikut : 

  • Bahaya Ketergantungan terhadap Industri pariwisata Melihat banyaknya keuntungan yang dapat diperoleh dari sektor pariwisata, beberapa daerah tujuan wisata menjadi sangat bergantung dari kepariwisataan untuk kehidupannya. Hal ini menjadikanwisatawan sangat rentan terhadap perubahan permintaan wisata. 
  • Pengembalian Modal Lambat Industri pariwisata adalah Industri dengan investasi yang besar dan pengembalian modal yang lambat. Hal ini menyebabkan kesulitan bagi pengusaha pariwisata untuk mendapatkan pinjaman untuk modal usaha. 
  • Mendorong Timbulnya Biaya Eksternal Lain Pengembangan pariwisata menyebabkan muncul biaya eksternal lain bagi penduduk di daerah tujuanwisata, seperti biaya kebersihan lingkungan, biaya pemeliharaan lingkungan yang rusak akibat aktivitas wisata,dan peluang lain.

Student Terpelajar
Student Terpelajar Content Creator, Video Creator and Writer

Posting Komentar untuk "Dampak Pariwisata terhadap Perekonomian"