Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Banyaknya destinasi wisata di Indonesia menjadi tantangan pemerintah Indonesia Departemen Pariwisatanya untuk melakukan terobosan untuk mengangkat obyek destinasi wisata tersebut menjadi daya tarik minat wisatawan asing untuk datang ke Indonesia sesuai target yang diharapkan 20 juta wisatawan sampai dengan tahun 2019. 

Bangsa Indonesia patut bangga dengan keberhasilan Pariwisata Indonesia mendapatkan reward menjadi juara umum pariwisata internasional dengan mendapat juara pertama lomba video pariwisata internasional dan people choice, di ajang pertemuan UNESCO di China tahun 2017 ini. 

Hasil ini menunjukkan kreativitas pemasaran pariwisata sebagai aspek branding yang dapat dinikmati oleh seluruh dunia, sehingga kedepan dengan harapan dapat menarik wisatawan lebih banyak datang ke Indonesia. 

Untuk menambahkan wawasan dalam buku ini perlu dipaparkan ada 20 obyek wisata alam unggulan yang ada di Indonesia yang merupakan destinasi yang sangat diminati wisatawan asing saat ini, sehingga para pembaca memahami dan ikut menyebar luaskan keberadaannya dalam media social atau pertemuan informal dengan orang lain atau wisatawan asing khususnya, serta dapat memberikan sumbang saran bagaimana inovasi perkembangannya demi kelangsungan hidup masyarakat secara luas.

1. Gunung Bromo Jawa Timur 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Gunung Bromo (dari bahasa Sanskerta: Brahma, salah seorang Dewa Utama dalam agama Hindu), adalah sebuah gunung berapi aktif di Jawa Timur, Indonesia. 

Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut dan berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. 

Gunung Bromo terkenal sebagai obyek wisata utama di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif. Gunung Bromo termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. 

Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. 

Gunung Bromo yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai kawasan wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.

Lautan pasir adalah andalan wisata dari gunung Bromo, di alam pegunungan yang sejuk, kita dapat melihat padang pasir dan rerumputan yang luas. 

Sedangkan yang paling ditunggu dari gunung bromo adalah sightview ketika matahari terbit dan terbenam karena memang akan kelihatan jelas sekali dan sangat indah. Walaupun perjalanan ke Bromo sangat berdebu, tapi tidak terasa, karena keindahan yang disuguhkan benar-benar luar biasa. 

Berlibur menuju bromo dapat dibilang praktis bila menyukai tipe traveller dan melalui jalur pintu utara. Namun dapat juga melakukan kunjungan dalam jangka waktu 12 jam saja. tentunya bila ingin memulainya dari kota Surabaya, Malang, Jember dan sekitarnya. 

Perjalanan dapat dimulai dari jam 12 malam sehingga anda akan sampai sekitar pukul 2 - 3 pagi. Dimana kita dapat beristirahat dahulu sebelum melihat sunrise. 

Penjual makanan dan minuman di areal lautan pasir biasanya sudah buka menjelang pukul 3 pagi, sehingga sudah bisa bersiap - siap untuk melakukan pendakian melewati anak tangga puncak bromo yang terkenal itu. nikmatilah pemandangan sampai jam 9 pagi dan dapat kembali sampai di kota keberangkatan anda sekitar 12 siang. 

2. Gunung Kelimutu Flores NTT

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. 

Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu. 

Kelimutu merupakan gabungan kata dari “keli” yang berarti gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat. 

Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna - warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. 

Danau yang berwarna merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwajiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. 

Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal. 

Para penduduk di sekitar Danau Kelimutu percaya, bahwa pada saat danau berubah warna, mereka harus memberikan sesajen bagi arwah orang - orang yang telah meninggal. Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. 

Batas antar danau adalah dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding danau berkisar antara 50 sampai 150 meter. Kelimutu merupakan gabungan kata dari “keli” yang berarti gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. 

Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat. Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna – warna yang ada di dalam danau. 

Danau berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa mudamudi yang telah meninggal. 

Danau yang berwarna merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal. 

3. Taman Laut Bunaken Menado 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Bunaken adalah sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado, yang terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia. Pulau ini merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. 

Pulau Bunaken dapat di tempuh dengan kapal cepat (speed boat) atau kapal sewaan dengan perjalanan sekitar 30 menit dari pelabuhan kota Manado. Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang merupakan bagian dari Taman Nasional Bunaken. 

Taman laut ini memiliki biodiversitas kelautan salah satu yang tertinggi di dunia. Selam scuba menarik banyak pengunjung ke pulau ini. 

Secara keseluruhan taman laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektare dengan lima pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua (Manarauw), Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut beberapa anak pulaunya, dan Pulau Naen. 

Meskipun meliputi area 75.265 hektare, lokasi penyelaman (diving) hanya terbatas di masing-masing pantai yang mengelilingi kelima pulau itu. Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter.

Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.

Sebagian besar dari 12 titik penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari bagian tenggara hingga bagian barat laut pulau tersebut. Di wilayah inilah terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls, atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. 

Dinding karang ini juga menjadi sumber makanan bagi ikan-ikan di perairan sekitar Pulau Bunaken. Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. 

Dari 20 titik penyelaman, 12 poin di antara mereka menyelam di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman yang paling sering dikunjungi oleh penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut. 

4. Danau Toba Sumatra Utara 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Danau Toba terletak di Provinsi Sumatera Utara adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau vulkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. 

Diperkirakan Danau Toba terbentuk saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. 

Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa jumlah total material pada letusan sekitar 2.800 km3 -sekitar 2.000 km3 dari Ignimbrit yang mengalir di atas tanah, dan sekitar 800 km3 yang jatuh sebagai abu terutama ke barat. 

Aliran piroklastik dari letusan menghancurkan area seluas 20.000 km2, dengan deposito abu setebal 600 m dengan kawah utama. Penyebaran debu gunung berapi itu sangat luas, ditemukan hampir di seluruh dunia. Berasal dari sebuah erupsi supervolcano purba, yaitu Gunung Toba. 

Dugaan mengarah ke Gunung Toba, karena ditemukan bukti bentuk molekul debu vulkanik yang sama di 2100 titik. Sejak kaldera kawah yang kini jadi danau Toba di Indonesia, hingga 3000 mil, dari sumber letusan. 

Bahkan yang cukup mengejutkan, ternyata penyebaran debu itu sampai terekam hingga Kutub Utara. Hal ini mengingatkan para ahli, betapa dahsyatnya letusan super gunung berapi Toba kala itu.

5. Baluran (Jawa Timur) 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Destinasi wisata Taman Nasional Baluran ini adalah salah satu Taman Nasional di Indonesia yang memiliki representasi spesifik ekosistem hutan kering di pulau Jawa, memiliki jenis vegetasi terdiri dari savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan cemara yang hijau di sepanjang tahun. 

Tipe vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni sekitar 40 persen. Destinasi Baluran terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo dan Wongsorejo, Banyuwangi (sebelah utara), Jawa Timur, Indonesia.

Nama dari Taman Nasional ini diambil dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran. Pintu Gerbang untuk masuk ke Taman Nasional Baluran berada di 7°55’17.76”S dan 114°23’15.27”E.

Tanahnya yang berwarna hitam dari jenis tanah aluvial dan vulkanik meliputi luas setengah luas daratan rendah yang ditumbuhi rumput savana. Daerah tersebut merupakan daerah yang sangat subur dan kaya sumber makanan bagi berbagai jenis satwa pemakan rumput. 

Pemandangan alamnya yang memiliki ciri khas ini menjadi daya tarik wisata minat khusus bagi wisatawan asing yang suka meneliti (researcher) tentang kehidupan ekosistem yang ada di hutan kering di Indonesia. 

6. Dreamland (Bali) 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Destinasi Pantai Dreamland adalah sebuah tempat wisata yang terletak di sebelah selatan Bali daerah Pecatu. Pantai Dreamland ini dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di sekitar pantai. 

Lokasi pantai ini berada dalam kompleks Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) yaitu sekitar 30 menit dari pantai Kuta. Pantai Dreamland sendiri hampir mirip dengan pantai Kuta. 

Hamparan Pasir putih dan celah karang yang terjal menjadi pemandangan yang sangat indah memikat mata untuk dipandang. 

Lokasi yang berpasir putih bersih di pantai tepat di bawah dinding karang curam cocok untuk menikmati saat matahari tenggelam (sunset) atau sekadar menyaksikan atraksi para peselancar. 

Dengan ombaknya yang tinggi dan besar banyak diminati oleh para penggemar olahraga selancar air (surfing), bahkan Dreamland sudah dijadikan semacam surfing spot baru untuk kawasan Bali. Pantai Dreamland merupakan salah satu pantai yang paling indah di Bali selain pantai Kuta. 

Pantai yang terletak tidak jauh dari Uluwatu di pulau Bali yang juga sangat terkenal karena keindahan pemandangan alamnya. 

Banyak wisatawan menikmati keindahan alam dari perpaduan pantai pasir putih yang bersih, tebing batuan karang yang unik, dan besarnya ombak laut yang bergulung-gulung menerpa tebing pantai menjadi peristiwa yang sangat indah untuk diabadikan dengan foto. 

Keindahan dan kebersihan pantai menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga turis asing. Asal usul nama Dreamland dikarenakan dulu di area ini terdapat sebuah proyek perumahan dan objek wisata yang layak sebagai tempat untuk diimpikan. 

Namun proyek tersebut terhambat dan terbengkalai sedangkan para penduduk desa Pecatu yang dulunya hidup sebagai petani sangat berharap proyek selesai dan mereka bisa menekuni bisnis lain di bidang pariwisata. Untuk itu lahan disekitar pantai ini disebut dengan Dreamland (tanah impian). 

7. Danau Gunung Tujuh (Seven Lakes Mountain)

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Jambi Destinasi wisata Danau Gunung Tujuh merupakan Danau yang terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi Sumatra Barat yang lokasi tepatnya di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro. Danau ini berada di kawasan Gunung Tujuh, sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung Kerinci. 

Gunung Tujuh masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan salah satu situs Warisan Dunia menurut UNESCO. 

Bagi para pendaki gunung (Mountain Climber) Gunung Kerinci ini mungkin menjadi tujuan utama karena gunung tersebut merupakan gunung aktif yang tertinggi di Indonesia (3805.m dpl), namun bagi wisatawan yang ingin sekadar menikmati keindahan alam Kabupaten Kerinci, Danau Gunung Tujuh bisa menjadi pertimbangan sebagai tujuan wisata. Selain memiliki panorama alam yang menakjubkan, jalur jalan menuju ke Danau Gunung tujuh yang dilalui juga jauh lebih mudah dari pada ke Gunung Kerinci.

Danau Gunung Tujuh juga merupakan salah satu Danau tertinggi di Indonesia, Danau ini berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian hampir 2 kilometer dpl itu bisa dibayangkan betapa dinginnya air Danau Gunung Tujuh di pagi hari. 

Meskipun begitu, berendam di Danau Gunung Tujuh dengan air yang sangat dingin menjadi tantangan sendiri bagi para pendaki gunung. Masyarakat daerah Gunung Kerinci bangga dengan keberadaan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. 

Selain itu juga ada beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan alam yang unik dan menarik pula yakni Danau Belibis dengan alam yang masih asli memberikan sentuhan daya tarik alam yang berbeda. 

Sehingga kabupaten Jambi ini memiliki asset wisata alam yang berbeda dengan obyek wisata alam di daerah Indonesia yang lain. 

Selain itu di Jambi juga terkenal dengan masjid seribu tiang yakni sebuah masjid yang ada di Jambi yang memiliki banyak sekali tiang bangunannya bahkan di hias sangat indah seperti yang ada di Kota Medinah. 

8. Green Canyon (West Java) 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Destinasi wisata Green Canyon Pangandaran Indonesia ini terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Ciamis, Jawa Barat. Lokasi destinasi wisata ini dari Kota Ciamis berjarak sekitar 130 km atau jarak dari pantai Pangandaran hanya berjarak sekitar 31 km. 

Di dekat objek wisata ini terdapat objek wisata Batukaras serta Lapangan Terbang Nusawiru. Objek wisata Green Canyon yang mengagumkan ini sebenarnya merupakan aliran dari sungai Cijulang yang melintas menembus gua-gua yang penuh dengan keindahan pesona stalaktit dan stalakmitnya. 

Selain itu daerah ini juga diapit oleh dua bukit dengan banyaknya bebatuan dan rerimbunan pepohonan. Semuanya itu membentuk seperti suatu lukisan alam yang begitu unik dan begitu menantang untuk dijelajahi. 

Untuk mencapai lokasi Goa ini wisatawan harus berangkat dari dermaga kapal di Ciseureuh yang kemudian melakukan perjalanan dengan menggunakan perahu tempel atau kayuh yang banyak tersedia dan disewakan di sana. 

Jarak antara dermaga dengan lokasi Green Canyon sekitar 3km, yang bisa ditempuh dalam waktu 30-45 menit. Sepanjang perjalanan kita akan melewati sungai dengan air berwarna hijau tosca sehingga diberi nama Green Canyon.

Destinasi wisata alam Green Canyon menyimpan pesona luar biasa. Kombinasi sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan berbagai stalaktitstalakmit. Menjadi perpaduan yang sangat indah dan menarik untuk dikunjungi. 

Ibaratnya merupakan suatu kecantikan yang tidak terlihat awalnya, yang dibungkus dalam sebuah perjalanan air sungai yang sangat dalam, atau berada pada lokasi yang tersembunyi seperti paradise. Destinasi wisata Green Canyon ini dikembangkan pada tahun 1980. 

Wisatawan setelah melakukan perjalanan sungai yang berakhir dengan terlihat jeram serta dengan alur sungai yang sempit yang sulit dilewati oleh perahu berarti perjalanan wisata sungai ini sudah sampai di mulut Green Canyon, di mana airnya sangat jernih berwarna kebiru-biruan. 

Di sinilah awalnya petualangan menjelajah keindahan objek wisata goa Green Canyon. Wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menyusuri goa ke atas dengan berenang atau merayap di tepi batu. Disini disediakan ban sebagai pelampung bagi yang memilih untuk berenang. 

Meskipun harus menempuh cara seperti ini, namun perjalanan wisata ini dijamin sepenuhnya aman. Bahkan untuk anak-anak 6 tahun ke atas cukup aman untuk menyusuri aliran sungai dengan menggunakan ban dan dipandu oleh pemilik perahu yang disewa. 

Perjalanan terus berada dalam cekungan dinding terjal di kanan kiri aliran sungai. Keunikan dinding batuan goa menjadi keindahan tersendiri, yang paling unik berbentuk menyerupai sebuah gua yang atapnya sudah runtuh. 

Selain itu di bagian atas beberapa kali pengunjung akan melewati stalaktit-stalaktit yang masih dialiri tetesan air tanah. Setelah beberapa ratus meter berenang, akan terlihat beberapa air terjun kecil di bagian kiri kanan yang begitu menawan. 

Jika diteruskan berenang maka pengunjung sampai pada ujung goa, di mana terdapat gua yang dihuni oleh banyak kelelawar. 

9. Danau Sentani Jayapura 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Destinasi wisata Danau Sentani adalah danau yang terletak di Papua Indonesia. Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops yang memiliki luas sekitar 245.000 hektar. Danau ini terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. 

Danau Sentani yang memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada pada ketinggian 75 mdpl. Danau Sentani merupakan danau terbesar di Papua. Di danau ini juga terdapat 21 buah pulau kecil menghiasi danau yang indah ini. Arti kata Sentani berarti “di sini kami tinggal dengan damai”. 

Nama Sentani sendiri pertama kali disebut oleh seorang Pendeta Kristen BL Bin ketika melaksanakan misionaris di wilayah danau ini pada tahun 1898. 

Danau ini sudah dikelola menjadi objek wisata karena berjarak 50 kilometer dari Jayapura dan mudah dijangkau, sebagai pelengkap di danau ini sudah banyak terdapat perahu wisata untuk berkeliling di Danau Sentani. 

Di danau ini juga diadakan Festival Danau Sentani untuk menarik wisatawan. Festival Danau Sentani biasanya diadakan pada pertengahan bulan Juni tiap tahun, FDS sendiri telah ditetapkan sebagai festival tahunan dan masuk dalam kalendar pariwisata utama. 

Festival ini diisi dengan tarian-tarian adat di atas perahu, tarian perang khas Papua, upacara adat seperti penobatan Ondoafi, dan sajian berbagai kuliner khas Papua. 

Danau Sentani yang memiliki panorama yang sangat indah, keunikan tersendiri dan langka didunia menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia. 

Di danau ini terdapat 30 spesies ikan air tawar dan empat di antaranya merupakan endemik Danau Sentani yaitu ikan gabus Danau Sentani (Oxyeleotris heterodon), ikan pelangi Sentani (Chilatherina sentaniensis), ikan pelangi merah (Glossolepis incisus) dan hiu gergaji (Pristis microdon). 

Danau Sentani juga kaya akan beragam biota laut dan sudah dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar. Danau Sentani juga dijadikan lokasi wisata untuk berenang, bersampan, menyelam, memancing, ski air serta wisata kuliner. 

Di antara ketiga ikan endemik danau sentani yang populasinya semakin menyusut adalah ikan gabus Danau Sentani, sangat disayangkan hal ini dikarenakan telur ikan ini dimakan oleh ikan gabus dari jenis yang lain.

10. Goa Gong (Pacitan Jatim) 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Goa Gong di Pacitan ini diklaim sebagai goa terindah di Asia Tenggara. Di dalam gua ini wisatawan dapat melihat berbagai macam tonjolan batuan (stalaktit / stalakmit) yang sangat menarik dan terjadinya proses alami dengan paduan sinar yang menerangi gelapnya suasana dalam goa menjadi daya tarik tersendiri. 

Goa Gong Pacitan memiliki kedalaman goa sepanjang 256 meter dan memiliki stalakmit dan stalaktit berumur ratusan tahun. Goa ini muncul sebagai akibat dari aktivitas vulkanik dan gerakan termik yang diperkirakan berlangsung ratusan hingga ribuan tahun silam. 

Berdasarkan kisah masyarakat lokal, goa ini dinamai sebagai Goa Gong adalah karena masyarakat kerap mendengar adanya suara gema tabuhan seperti suara gong yang berasal dari dalam goa. Gong adalah salah satu alat tabuh dalam kesenian gamelan Jawa. 

Suara seperti gong dari dalam goa ini adalah hasil dari pantulan tetesan air alam goa yang menimpa batuan stalaktit atau stalagmit goa tersebut. Bunyi yang dihasilkannya terdengar harmonis dan indah, bahkan jika Anda berada di pintu masuk goa tersebut. 

Lokasi jalan yang terjal dan licin serta gelap menuntut wisatawan harus berhati-hati dengan menggunakan senter untuk menerangi jalan mengelilingi lokasi gua yang disewakan oleh masyarakat pengelola setempat. 

Namun demikian sekarang ini selalu dipadati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia juga wisawan asing. 

Panataan kawasan destinasi wisata Goa Gong ini semakin indah dan menarik melalui jalan dengan jembatan menuju pintu masuk Goa dan jalan keluar yang terpisah dan melalui pasar tradisional masyarakat setempat sehingga dapat menjual produk-produk makanan dan souvenir hasil kerajinan khas daerah kabupaten Pacitan.

Indahnya Stalaktit dan Stalagmit dengan perpaduan warna sinar lampu untuk menerangi gelapnya lokasi dalam Goa Gong. 

11. Taman Nasional Bantimurung Sulsel 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Destinasi wisata Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung (atau disingkat TN Babul) yang terletak di Sulawesi Selatan, memiliki area seluas ± 43.750 Ha. 

Namun secara administratif kawasan Taman Nasional ini terletak di wilayah pemerintahan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep). Secara geografis terletak antara 119° 34’ 17” – 119° 55’ 13” Bujur Timur dan antara 4° 42’ 49” – 5° 06’ 42” Lintang Selatan. 

Secara kewilayahan, batas-batas TN Babul adalah sebagai berikut: Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Pangkep, Barru dan Bone, Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Maros dan Kabupaten Bone, Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Maros dan Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep. 

Taman nasional ini ditunjuk menjadi kawasan konservasi atau taman nasional berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: SK.398/Menhut-II/2004 tanggal 18 Oktober 2004. 

Destinasi wisata ini dikelola oleh pengelolanya Balai Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, yang berkedudukan di kecamatan Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan. 

Taman Nasional Bantimurung memiliki pemandangan alam yang paling indah. Karena di taman ini, terdapat sumber air yang tidak pernah kering. Sehingga berbagai jenis tanaman dapat bertahan di musim kemarau panjang. 

Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung memiliki berbagai keunikan, yaitu: karst, goagoa dengan stalaknit dan stalakmit yang indah, dan yang paling dikenal adalah kupu-kupu. Bantimurung ini oleh Alfred Russel Wallace dijuluki sebagai The Kingdom of Butterfly (kerajaan kupu-kupu). 

Taman Nasional ini merupakan salah satu tempat tujuan wisata yang menyuguhkan wisata alam berupa lembah bukit kapur yang curam dengan vegetasi tropis, air terjun, dan gua yang merupakan habitat beragam spesies termasuk kupukupu. 

Kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung salah satunya adalah penangkaran kupu-kupu dariberbagai jenis kupu-kupu local dan endemik, air terjun dan beberapa Goa-goa yang eksotik untuk dikunjungi wisatawan.

Taman Nasional ini memang menonjolkan kupu-kupu sebagai daya tarik utamanya. Di tempat ini sedikitnya ada 20 jenis kupu-kupu yang dilindungi pemerintah dan ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah No. 7/1999. 

Beberapa spesies unik bahkan hanya terdapat di Sulawesi Selatan, yaitu Troides Helena Linne, Troides Hypolitus Cramer, Troides Haliphron Boisduval, Papilo Adamantius, dan Cethosia Myrana. 

Antara tahun 1856-1857, Alfred Russel Wallace menghabiskan sebagian hidupnya di kawasan tersebut untuk meneliti berbagai jenis kupu-kupu. 

Wallace menyatakan Bantimurung merupakan The Kingdom of Butterfly (kerajaan kupu-kupu). Menurutnya di lokasi tersebut terdapat sedikitnya 250 spesies kupu-kupu. Lokasi wisata ini juga memeliki dua buah gua yang bisa dimanfaatkan sebagai wisata minat khusus. 

Kedua gua itu adalah Gua Batu dan Gua Mimpi. Selain di kawasan Bantimurung, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung memiliki berbagai macam lokasi ekowisata yang menarik. 

Di sana terdapat lebih dari 80 Gua alam dan Gua prasejarah yang tersebar di kawasan karst Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung.

12. Belitung Island, (Bangka Belitung) 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Destinasi wisata pulau Belitung, atau Belitong (bahasa setempat, diambil dari nama sejenis siput laut), dahulu dikenal dengan nama Billiton adalah sebuah pulau di lepas pantai timur Sumatra, Indonesia, diapit oleh Selat Gaspar dan Selat Karimata. 

Pulau ini terkenal dengan lada putih (Piper sp.) yang dalam bahasa setempat disebut sahang, dan bahan tambang tipe galian-C seperti timah putih (Stannuum), pasir kuarsa, tanah liat putih (kaolin), dan granit. 

Akhir-akhir ini menjadi tujuan wisata alam alternatif. Pulau ini dahulu dimiliki Britania Raya (1812), sebelum akhirnya ditukar kepada Belanda, bersama-sama Bengkulu, dengan Singapura dan New Amsterdam (sekarang bagian kota New York). 

Kota utamanya Tanjung Pandan. Keindahan laut yang masih asli belum banyak terkena pencemaran, sangat potential untuk dikembangkan. 

Obyek destinasi wisata di Bangka Belitung yang punya keunikan alam namun belum terekspos sebagai destinasi pariwisata dunia, pada hal dengan pantai dan keunikan batu-batuan yang langka tersebut seharusnya menjadi daya tarik alam yang luar biasa. 

Pulau Belitung terbagi menjadi 2 kabupaten yaitu Kabupaten Belitung, beribukota di Tanjung Pandan, dan Belitung Timur, beribukota Manggar. Sebagian besar penduduknya, terutama yang tinggal di kawasan pesisir pantai, sangat akrab dengan kehidupan bahari yang kaya dengan hasil ikan laut.

Berbagai produk makanan olahan yang berbahan ikan menjadi makanan sehari-hari penduduknya. Kekayaan laut menjadi salah satu sumber mata pencaharian penduduk Belitung. Sumber daya alam yang tak kalah penting bagi kehidupan masyarakat Belitung adalah timah. 

Usaha pertambangan timah sudah dimulai sejak zaman Hindia Belanda. Penduduk Pulau Belitung terutama adalah suku Melayu (bertutur dengan dialek Belitung) dan keturunan Tionghoa Hokkien Pulau indah, di Bangka Belitung memiliki pemandangan unik dan pantai pasir putih yang dihiasi dengan batu-batu granit asli yang artistik dan sejernih kristal air laut, dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil Pemandangan yang paling berbeda di Pantai Belitung adalah formasi batuan granit besar yang menyebar di sepanjang perairan dangkal. 

Batu granit raksasa tersebut diam membeku di tengah air berdampingan bersama indahnya pemandangan sekitar yang memesona. Beberapa formasi batuan raksasa ini bahkan membentuk terowongan pendek sehingga di bawahnya menjadi Taman bermain menarik di perairan yang tenang. 

Temukan salah satu pemandangan pantai dengan pemandangan batu granit ini di Pantai Tanjung Tinggi yang sekaligus menjadi latar film: Laskar Pelangi Ada juga pantai lainnya yang menawarkan pemandangan formasi batuan granit yang megah dan suasana damai seperti Pantai Tanjung Kelayang Beach, Pantai Burung Mandi, Pantai Tanjung Binga, Pantai Punai, dan Pantai Membalong. 

Belitung juga dikelilingi lebih dari 100 pulau kecil yang hampir semuanya dihiasi pasir putih dan batu granit tetapi hanya beberapa pulau yang berpenghuni. 

Menurut sejarahnya salah satu pulaunya yaitu Pulau Lengkuas adalah tempat dimana bisa menemukan rumah kuno antik dan mercusuar abad ke-19 dan yang dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda. 

Pulau Burung, Pulau Babai, Pulau Pengadaran, Pulau Lutung, Pulau Kera, dan Pulau Jenang adalah di antara beberapa pulau-pulau kecil yang menawarkan pemandangan sangat indah. Selain pantai yang menakjubkan, Belitung juga membanggakan warisan masa lalunya. 

Di Tanjung Pandan, Museum Belitung memiliki koleksi besar mengenai sejarah lengkap pulau tersebut. Di bangun tahun 1963, museum ini diprakarsai seorang ahli geologi Belgia, Dr. Oesberger, yang saat itu bekerja di industri pertambangan Belitung. 

13. Derawan Island, East Kalimantan 

13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia

Kepulauan Derawan adalah sebuah kepulauan yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang saat ini masuk ke wilayah Kalimantan Utara. 

Di kepulauan ini terdapat sejumlah objek wisata bahari menawan, salah satunya Taman Bawah Laut yang diminati wisatawan mancanegara terutama para penyelam kelas dunia. 

Kepulauan Derawan memiliki tiga kecamatan yaitu, Pulau Derawan, Maratua, dan Biduk Biduk, Berau. Sedikitnya ada empat pulau yang terkenal di kepulauan tersebut, yakni Pulau Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban yang ditinggali satwa langka penyu hijau dan penyu sisik. 

Secara geografis, terletak di semenanjung utara perairan laut Kabupaten Berau yang terdiri dari beberapa pulau yaitu Pulau Panjang, Pulau Raburabu, Pulau Samama, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, Pulau Nabuko, Pulau Maratua dan Pulau Derawan serta beberapa gosong karang seperti gosong Muaras, gosong Pinaka, gosong Buliulin, gosong Masimbung, dan gosong Tababinga.

Bona Pasogit
Bona Pasogit Content Creator, Video Creator and Writer

Posting Komentar untuk "13 Wisata Alam Unggulan di Indonesia"

close