Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Persebaran Flora di Dunia

Setelah kita berbicara mengenai teknis persebaran dari berbagai jenis tumbuhan khususnya dan makhluk hidup pada umumnya, sekarang kita beralih kepada jenis tumbuhan itu sendiri dan persebarannya. 

Persebaran Flora di Dunia

Dalam persebaran itu, ada dua tingkatan: pertama, persebaran dalam tingkatan universal (dunia) dan kedua, persebaran dalam tingkatan parsial wilayah tertentu. Persebaran tumbuhan dalam skala dunia, kita akan melihatnya dari sisi regionalisasi (pembagian kawasan) areanya saja, tidak melihat jenis tumbuhan dari masing-masing kawasan itu. 

Menurut Good (1953), regionalisasi mayor tumbuhan dunia dibagi ke dalam tujuh kerajaan (kingdom). 

  • Kerajaan Utara (Boreal) 
  • Kerajaan Paleotropik 
  • Kerajaan Kawasan Pasifik (Polinesia) 
  • Kerajaan Neotropik 
  • Kerajaan Afrika Selatan (Kapensis) 
  • Kerajaan Australia 
  • Kerajaan Antartika 

Ketujuh wilayah kerajaan tumbuhan di atas terbagi lagi menjadi 37 subkawasan yang tersebar di seluruh permukaan bumi, dan akan kita uraikan pembagian region tumbuhtumbuhan itu sebagai berikut. 

a. Kerajaan Boreal 

Vegetasi flora di kawasan Kerajaan Boreal memiliki ciri pohon-pohonnya berdaun jarum dengan bentuk bunga yang tidak beraneka ragam. Kondisi iklim kutub yang mendominasi menyebabkan tingkat penguapan lebih rendah sehingga tidak mendukung proses fotosintesis. 

Hal ini tentu berdampak pula terhadap vegetasi flora di kawasan Kerajaan Boreal yang tidak beraneka ragam. Kerajaan Boreal meliputi daerah-daerah berikut ini. 

  1. Daerah Arktik dan sub-Arktik, terdiri atas Eurasia, Greenland, Neartik. 
  2. Daerah Euro Siberia, terdiri atas Eropa Barat, Eropa Tengah, Skandinavia, Rusia, Lembah Donau, Alpina, Kamkasia, Siberia Barat, Altai, Baikalia, Siberia Timur Laut, Kamsyatka. 
  3. Daerah Sino-Jepang, meliputi Mancuria, Siberia Tenggara, Jepang Utara, Sachalin Selatan, Korea, Jepang Selatan, Cina Utara, Cina Tengah, Pegunungan Sino, Himalaya, Tibet. 
  4. Daerah Asia Barat dan Tengah, meliputi Rusia selatan, Persia, Turkestan, Mongolia, Dataran Tinggi Tibet. 
  5. Daerah Mediteran, meliputi: Lusitania, Pulau-pulau Mediterania Utara bagian barat dan timur, Maroko, Libya, Mesir Utara, Syria. 
  6. Daerah Macaronesia, meliputi Asore, Madeira, Cape Verde. 
  7. Daerah Atlantik Amerika Utara, meliputi Alaska selatan, Alenten, British Columbia, Washington, Oregon, Pantai Kalifornia, Great Basin, Rocky Mountain, Sierra Nevada, Dataran Tinggi Meksiko.
  8. Daerah Pasifik Amerika Utara, meliputi Kanada, danau-danau besar, Apalachia, Atlantik selatan, Teluk Meksiko, Lembah Mississippi.

b. Kerajaan Paleotropik 

Kerajaan Paleotropik meliputi dua subkerajaan, yaitu Subkerajaan Afrika dan Subkerajaan Indo-Malaysia. 

1) Subkerajaan Afrika 

Vegetasi flora di Subkerajaan Afrika memiliki ciri berakar serabut serta bentuknya pendek-pendek. Ciri utama vegetasi flora di Subkerajaan Afrika ini adalah padang rumput dan gurun. Curah hujan yang sedikit di kawasan ini menyebabkan minimnya cadangan makanan sehingga vegetasi tumbuhannya pun menjadi tidak bervariasi. 

Subkerajaan Afrika meliputi daerah-daerah berikut ini. 
  • Daerah Gurun Afrika Utara dan India, meliputi Gurun Sahara, Gurun Arabia, Gurun Mesopotamia, Gurun India barat laut. 
  • Daerah Park Steppa Sudan, meliputi Sene Gambia, Sudan, Nil Atlas. 
  • Daerah tanah tinggi dan Steppa Afrika timur laut, meliputi Abesynia, Eritrea, Somalia, Yaman, Socotra. 
  • Daerah hutan tropik basah dan Afrika Barat, meliputi Guinea atas, Kamerun, Lembah Kongo. 
  • Daerah steppa Afrika Timur, meliputi Afrika timur, Pegunungan tinggi Afrika timur, danau-danau, Afrika tengah, Rhodesia, Angola. 
  • Daerah Afrika selatan, meliputi Orange Free State, Transuval Kalahari, Karro, Minagua, Natal. 
  • Daerah Madagaskar, meliputi Madagaskar, Komoros, Seychelle, Maskarenes. 
  • Daerah Asension dan Saint Helena. 

2) Subkerajaan Indo-Malaysia 

Berbeda dengan jenis vegetasi flora di Subkerajaan Afrika, jenis vegetasi flora IndoMalaysia lebih bervariasi dan beraneka ragam dengan hutan yang subur dan lebat sebagai cirinya. Curah hujan yang tinggi menyebabkan jenis vegetasi flora di Subkerajaan IndoMalaysia ini lebih variatif. 

Subkerajaan Indo-Malaysia meliputi daerah-daerah berikut ini. 
  • Daerah India, meliputi Sri Langka, Pantai Malabar, India Selatan, Dekan, Dataran, Gangga, Lereng Himalaya. 
  • Daerah daratan Asia Tenggara, meliputi Kamboja, Burma/Myanmar, Cina Selatan, Hainan, Kepulauan Rinkin, Thailand, Indo-Cina. 
  • Daerah Malaysia, meliputi Semenanjung Malaysia, Jawa, Sumatra, Sulawesi, Nusa Tenggara, Kalimantan, Filipina, Kep. Aru, Papua. 

c. Kerajaan Polinesia 

Kawasan Kerajaan Polinesia yang terdiri atas kepulauan memiliki ciri vegetasi flora yang tinggi dan besar. Jenis vegetasi flora yang beraneka ragam di kawasan ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan dipengaruhi pula oleh iklim laut. Kawasan Kerajaan Polinesia berada di sebelah timur Kepulauan Indonesia, meliputi daerah-daerah berikut ini. 
  1. Daerah Hawaii, gugusan kepulauan yang berada di sekitar kawasan tengah Samudra Pasifik. 
  2. Daerah Kaledonia Baru, gugusan kepulauan yang berada di sebelah timur Benua Australia. 
  3. Daerah Melanisia Mikronesia, gugusan kepulauan yang berada di sekitar Samudra Pasifik. 
  4. Daerah Polinesia, gugusan kepulauan yang berada di sekitar Samudra Pasifik.

d. Kerajaan Neotropik 

Jenis vegetasi flora di kawasan Kerajaan Neotropik sangat beraneka ragam dengan ciri utama hutan yang lebat. Keanekaragaman jenis vegetasi flora di kawasan ini dipengaruhi oleh jumlah curah hujan yang tinggi sehingga semua jenis vegetasi floranya dapat tumbuh dengan subur. 

Kawasan ini berada di sekitar Benua Amerika yang meliputi daerah-daerah sebagai berikut. 
  1. Daerah Karibia, meliputi Daratan Meksiko, Florida selatan, Hindia barat, Bahama, Bermuda, Guatemala, Panama, Kolumbia timur, Venezuela utara. 
  2. Daerah Venezuela dan Guiana, meliputi Lembah Orinoko, Dataran Tinggi Venezuela. 
  3. Daerah Amazon. 
  4. Daerah Brazilia Selatan, meliputi Pantai Timur Brazil, Tanah tinggi Brazil tengah, Tanah tinggi Brazilia timur, Grand Chaco (dataran tinggi). 
  5. Daerah Andes, meliputi Lereng Andes, Peg. Tinggi Andes, Kep. Galapagos, Gurun Atacama, Zone kering Chili. 
  6. Daerah Pampas (padang rumput), meliputi Uruguay, Brazilia Tenggara, Pampas Argentina Barat. 
  7. Daerah Juan Fernandes, yaitu wilayah sekitar pantai Samudra Pasifik. 

e. Kerajaan Afrika Selatan 

Ciri utama vegetasi flora di kawasan Kerajaan Afrika Selatan adalah padang rumput yang diselingi oleh pohon-pohon yang agak besar. Kondisi seperti ini dipengaruhi oleh faktor curah hujan yang sedang dan faktor topografi, yaitu dataran rendah yang diselingi oleh kawasan-kawasan perbukitan. Kerajaan Afrika Selatan meliputi Daerah Cape. 

f. Kerajaan Australia 

Jenis vegetasi flora di Kerajaan Australia bervariasi. Hal ini disebabkan jumlah curah hujan yang berbeda yang dipengaruhi oleh iklim laut dan iklim kontinental. Jenis vegetasi flora di kawasan Australia bagian barat, utara, dan tengah yang beriklim kontinental kurang bervariasi karena dipengaruhi oleh curah hujan yang kurang. 

Sedangkan jenis vegetasi flora di kawasan Australia timur dan selatan yang beriklim laut lebih bervariasi karena jumlah curah hujannya yang lebih tinggi. Kerajaan Australia meliputi daerah-daerah berikut ini. 
  1. Daerah Australia utara dan timur, seperti Hutan utara, Hutan Queensland, Hutan tenggara, Tasmania. 
  2. Daerah Australia selatan dan barat. 
  3. Daerah Australia tengah, yakni sabana utara dan timur, Gurun Sentral, Australia selatan. 

g. Kerajaan Antartika

Kerajaan Antartika memiliki iklim kutub yang konstan dan tidak bervariasi. Iklim dingin yang terus-menerus menyebabkan jenis vegetasi flora yang mendiami kawasan ini pun tidak bervariasi dan hanya didominasi oleh sejenis tumbuhan lumut dan perdu. Kerajaan Antartika meliputi daerah-daerah berikut ini. 
  1. Daerah Selandia Baru, meliputi Pulau utara, Pulau selatan, Alpen, Selandia Baru, Pulau Kermadek, Pulau Chatham, Pulau Auckland, Pulau Campbell.
  2. Daerah Patagonia, meliputi Patagonia dan Fuegia, Andes selatan, Pulau Auckland. Arti dari kata ”Patagonia” sendiri adalah banyak gurun. 
  3. Daerah Pulau Oceanus selatan.

Student Terpelajar
Student Terpelajar Content Creator, Video Creator and Writer

Posting Komentar untuk "Persebaran Flora di Dunia"