Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Awal Munculnya Kasus Corona Pertama Di Indonesia

Pandemi COVID-19 sudah tidak asing lagi di Indonesia, virus yang berasal dari kasus pneumonia manusia yang berasal dari kota Wuhan, China ini telah menyebar secara luas bahkan didunia semua mengalami dampak atau terkena virus COVID-19 ini. Pertama kali terjadi di Wuhan, China yaitu pada tanggal 1 desember 2019 saat ada pasien mengeluh tentang demam, batuk kering, dan dispnea yang telah di diagnosis gejalas dari virus pneumonia.

Awal Munculnya Kasus Corona Pertama Di Indonesia

Pneumonia Wuhan ini sering disebut pers karena gejala penyakitnya yang hampir mirip dengan pneumonia, seiring dengan penelitian barulah organisasi kesehatan dunia (WHO) pada waktu itu mengumumkan ada virus baru yang bernama novel corona virus atau disingkat 2019-nCoV, dan pada akhirnya WHO resmi mengumumkan bahwa nama penyakit virus ini adalah COVID-19 yang diumumkan pada 12 februari 2020.
 
Selanjutnya, dari virus yang berasal dari kota Wuhan, China ini bagaimana dapat masuk kedalam negara Indonesia tanah air yang kita cinta ini. Padahal sebelumnya kita sudah mendengar berita yang ada ditelevisi ataupun radio bahwa negara Indonesia aman dari virus tersebut dan menjadi salah satu negara yang belum terinfeksi.
 
Pada umumnya banyak masyarakat yang belom mengetahui dan bahkan mempertanyakan bagaimana awal mula muncul kasus pertama COVID-19 ini dan darimana berasal virus corona dapat masuk ke Indonesia, oleh karena itu simak informasi berikut ini.
 
Ternyata awal mula muncul kasus corona pertama kali yang dapat masuk kenegara kita yaitu Indonesia diakibatkan karena adanya kontak langsung dengan WNA jepang yang tidak menyadari telah terinfeksi kasus COVID-19 tersebut. Warna negara Indonesia itu berusia 31 tahun, dan berjenis kelamin perempuan, lalu perempuan itu adalah guru dansa, sewaktu itu ada acara yang keduanya tidak menyadari bahwa virus itu telah terinfeksi dan menyebabkan tertularnya warna negara Indonesia. 

Kronologi Lengkap Awal Mula Kasus COVID-19 Di Indonesia 

Dalam acara yang bertepatan pada tanggal 14 februari 2020, perempuan (WNI) yang sebelumnya tidak menyadari telah berkontak langsung dengan pasien yang telah terinfeksi corona tersebut berdasna dengan temannya yaitu WNA Jepang, memang diketahui ternyata perempuan warga negara indonesia tersebut bekerja sebagai guru dansa, dan diketahui juga WNA yang berasal dari jepang tersebut adalah teman dekatnya.
 
Akhirnya setelah 2 hari berlalu yang bertepatan pada tanggal 16 Februari 2020 awalnya perempuan yang telah berkontak langsung dengan WNA yang terinfeksi itu mengalami gejala batuk, kemudian perempuan tersebut datang kerumah sakit untuk melakukan pemeriksaan terkait dengan gejala penyakit yang dia alami. 

Namun batuk yang dialamin perempuan tersebut makin memburuk dan perempuan itu disarankan agar menjalani rawat inap dirumah sakit, dan pada saat itulah perempuan tersebut mengalami gejala batuk yang kian hari makin memburuk disertai dengan gejala sesak napas.

Pada tanggal 28 Februari 2020 ternyata perempuan tersebut mendaptkan kabar dari temannya yang diMalaysia bahwa WNA Jepang yang berdansa bersamanya pada acara waktu itu telah terinfkesi positif virus corona. dan akhirnya perempuan ini yaitu WNI atau disebut sebagai pasien karena berada dalam rumah sakit yang menjalani rawat inap langsung memberi tau kepada perawat rumah sakit disitu.
 
Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak rumah sakit yang menampung pasien yang baru menyadari bahwa gejala yang dialaminya merupakan gejala terinfeksi positif corona pihak rumah sakit langsung melakukan pemantauan dan pemberitahuan kepada semua dokter dan staff yang dirumah sakit agar meningkatkan standart perawatan dikarenakan menemukan pasien yang gejalanya seperti terjangkit corona.
 
Dalam masa rawat inapnya pasien kemudian secara resmi dikonfirmasi oleh rumah sakit tersebut bahwa memang benar pasien perempuan ini telah terjangkit virus corona, dan pasien langsung dipindahkan ke Rumah Sakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara.Sewaktu telah dipindahkan dari rumah sakit lama kerumah sakit baru, pasien perempuan ini bersama dengan ibunya langsung dicek dan ternyata kondisinya sudah jauh lebih membaik hanya saja batuk muncul sekali kali. 

Pengumuman Resmi Virus COVID -19 Pertama Kali Di Indonesia

Selanjutnya Presiden Joko Widodo mengetahui hal tersebut langsung melakukan pernyataan kemedia terkait dengan isu kasus perempuan yang telah terinfeksi COVID-19, Presiden Jokowi memastikan bahwa kedua pasien diantaranya perempuan itu dan bersama ibunya telah dirawat dan dievakuasi ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saros, Jakarta Utara. 

Pada saat itu juga Jokowi menekanankan bahwa pemerintah sudah mempersiapkan semuanya terkait dengan jika virus COVIS-19 masuk ke Indonesia. karena beliau berkata bahwa peralatan rumah sakit sangat memadai dan memiliki reagen yang cukup untuk menanggulinya. 

COVID-19 Hari Ini 

Akibat dari pandemi yang tak kunjung usai dari tahun 2019 sampai sekarang yaitu tahun 2021, dampaknya sangat signifikan terhadap semua sektor industri yang ada di Indonesia, bahkan banyak juga pegawai , pedagang dan karyawan yang diberhentikan karena alasan terhadap dampaknya virus pandemi COVID-19 ini.
 
Lebih parahnya lagi sektor pembangunan juga terkena dampak yang juga cukup parah, pembangunan menjadi lambat, dibutuhkan solusi pembangunan yang menjadikan pembangunan tersebut menjadi lebih cepat dan efisien.

Awal Munculnya Kasus Corona Pertama Di Indonesia

Banyak proyek pemerintah beranggap bahwa untuk menjadikan suatu pembangunan perumahan, gedung, ataupun segala macam pembangunan membutuhkan bata merah yang kokoh, namun akibat dari dampak COVID-19 ini semua beralih ke bata ringan, diketahui bahwa bata ringan memiliki fisik yang lebih cepat dalam membuat sebuah bangunan tetapi juga dapat diaplikasikan lebih cepat dan efisien, oleh karena itu dibutuhkan kerja sama dari distributor hebel yang jual hebel murah serta pendukung bahan pembangunan lainnya seperti ember cor, semen mortar, semen biasa, pengki bangunan, untuk mempercepat sebuah pembangunan.
 
Nah, proyek pembangunan yang sedang berjalan atau sebuah pembangunan ditengah pandemi COVID-19 ini bisa terlaksana dengan cepat jika menggunakan bata ringan atau sering disebut hebel pengganti bata merah yang lebih banyak kelebihannya yang dapat menjadikan pembangunan lebih presisi, rapi, dan yang paling penting pengerjaannya lebih cepat namun juga sangat kokoh.
 
Semoga dengan banyak hadirnya distributor bata ringan atau hebel yang jual hebel murah dapat mendukung semua pembangunan baik pembangunan pemerintahan, perumahan proyek swasta atau bahkan pembangunan untuk rumah sendiri yang lebih murah, efisien, dan cepat.

Student Terpelajar
Student Terpelajar Content Creator, Video Creator and Writer

Posting Komentar untuk "Awal Munculnya Kasus Corona Pertama Di Indonesia"