Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menggambar Bentuk Silindris dan Alat Menggambar

Pada Semester I, kamu telah belajar bagaimana cara menggambar benda berbentuk kubistis. Pada pelajaran ini, kamu akan mempelajari bagaimana cara menggambar benda berbentuk silindris.

Menggambar Bentuk Silindris dan Alat Menggambar

1. Pengertian Bentuk Silindris 

Seperti telah dijelaskan sebelumnya bentuk silindris adalah benda yang memiliki bentuk dasar tabung dengan lingkaran atau oval sebagai alasnya. Berbeda dengan benda kubistis, benda silindris tidak mempunyai sudut dan lebih dinamis sehingga dalam penggambarannya dibutuhkan keluwesan dan keterampilan khusus. 

Coba kamu perhatikan beberapa hasil karya seni terapan yang terdapat di daerahmu. Contoh hasil karya seni terapan yang berbentuk silindris antara lain pot bunga. Kaleng kue, ember, gelas, dan botol. Benda-benda tersebut tentu pernah kamu gunakan.

Dalam menggambar bentuk benda silindris terlebih dahulu kita harus menguasai cara membuat lingkaran dan perspektif lingkaran. Hasil perspektif lingkaran akan menghasilkan bentuk elips. Bentuk ini akan berubah terus tergantung posisi dan jarak pandang pengamat, kadang membesar mendekati lingkaran normal dan kadang mengecil, bahkan akan terlihat seperti garis lurus.

2. Alat dan Media Menggambar Bentuk Silindris 

Pada pelajaran sebelumnya telah disebutkan alat dan media apa saja yang diperlukan dalam menggambar bentuk. Dalam bahasan kali ini ada beberapa media lain yang dapat kamu gunakan dalam menggambar bentuk. 

a. Penggaris 

Penggaris disini adalah penggaris yang memiliki bentuk dasar lengkung dan memiliki lubang di tengahnya. Hal ini diperlukan untuk membantu dalam membuat elips atau lingkaran yang memiliki tingkat akurasi yang sangat presisi.

b. Penghapus 

Penghapus digunakan jika terjadi kesalahan dalam membuat garis pensil. Selain menghapus bagian yang salah, penghapus ternyata bisa digunakan untuk membuat efek tertentu pada gambar benda. Biasanya efek cahaya atau memberi bentuk luar pada benda yang digambar. Pergunakanlah penghapus karet lembut agar kertas gambar tidak rusak saat ada bagian gambar yang dihapus. 

c. Fiksatif 

Fiksatif adalah bahan pelapis yang digunakan setelah gambar dianggap selesai. Bahan digunakan agar gambar tidak mudah luntur dan pudar saat terkena goresan (finishing). Selain itu fiksatif digunakan agar gambar tahan lama dan warnanya lebih indah karena warnanya bening dan transparan. Cara penggunaannya adalah dengan menyemprotkan pada gambar secara tipis dan merata. Jika tidak ada fiksatif bisa juga menggunakan pylok bening. Setelah disemprot dengan bahan ini gambar tidak boleh langsung disentuh. Gambar sebaiknya di biarkan kering terlebh dahulu. 

3. Teknik Menggambar Bentuk Silindris 

Teknik menggambar bentuk silindris sama dengan bentuk kubistis. Pada pelajaran sebelumnya, kamu telah belajar beberapa teknik menggambar bentuk. Pada pelajaran ini kamu akan akan belajar beberapa teknik yang lain seperti teknik arsir, teknik dusel, teknik pointilis, teknik aquarel, dan teknik plakat. 

a. Arsir 

Arsir adalah pengulangan garis dengan tujuan mengisi bidang gambar yang kosong. Arsir memiliki fungsi sebagai berikut. 

  • Memberikan karakter objek gambar. 
  • Memberikan kesan bentuk dan volume benda. 
  • Memberikan kesan jarak dan kedalaman pada benda. 
  • Mengisi bidang kosong. 
  • Hasil akhir gambar (finishing touch). 

Macam-macam arsir di antaranya sebagai berikut.

Menggambar Bentuk Silindris dan Alat Menggambar

b. Teknik Dusel (Dusseler) 

Teknik ini dapat dilakukan dengan cara menggoreskan pensil lunak (biasanya 4B ke atas) pada bagian yang dikehendaki. Kemudian goresan tersebut digosok menggunakan tangan langsung atau bantuan media lain seperti kertas tissue, kapas, kain, dan kuas. Karakter teknik ini tipis dan merata sehingga kadang hasilnya seperti diarsir. Teknik dusel biasanya digunakan dalam mengarsir benda yang terbuat dari logam, plastik, atau sering juga dipakai untuk menggambar wajah. Selain pensil, kamu juga bisa menggunakan serbuk warna. Berikut adalah cara melakukan teknik dusel. 

  • Buatlah sketsa dengan pensil, kemudian arsirlah sketsa dengan pensil. 
  • Gosoklah bagian-bagian yang telah diarsir. 
  • Hapuslah bagian yang terang (terkena cahaya) dengan bantuan penghapus. 
  • Jadilah gambar bentuk dengan teknik dusel (gosok).
Menggambar Bentuk Silindris dan Alat Menggambar

c. Teknik Pointilis 

Teknik pointilis merupakan cara menggambar yang dilakukan dengan cara memberi titik-titik dengan pensil atau pena pada bagian benda dengan intensitas tertentu. Teknik ini disebut juga dengan teknik raster.

Menggambar Bentuk Silindris dan Alat Menggambar

d. Teknik Aquarel 

Teknik aquarel merupakan cara menggambar dengan menggunakan cat air (water colour) dengan sapuan warna yang tipis sehingga hasilnya tampak transparan atau tembus pandang.

Menggambar Bentuk Silindris dan Alat Menggambar

e. Teknik Plakat 

Teknik ini merupakan cara menggambar dengan menggunakan bahan cat poster atau cat air dengan sapuan warna yang tebal dan rata sehingga hasilnya pekat dan menutup. 

Menggambar Bentuk Silindris dan Alat Menggambar

Student Terpelajar
Student Terpelajar Content Creator, Video Creator and Writer

Posting Komentar untuk "Menggambar Bentuk Silindris dan Alat Menggambar"