Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ramadhan Bulan ini dan Ramadhan-Ramadhan Sebelumnya

Ramadhan Bulan ini dan Ramadhan-Ramadhan Sebelumnya
Setelah sekian lama tidak posting dalam blog ini, sempat juga menerapkan satu hari satu artikel ternyata tidak berjalan dengan baik, karena sekarang sedang mengerjakan proyek di youtube :), alhamdulillah mengumpulkan mood dan akhirnya bisa menulis artikel ini, sebelumnya Bingung juga mau memberi judul apa pada postingan ini, namun memang pada intinya tentang Ramadhan bulan ini dan sebelumnya, sebelumnya saya ucapkan Asalamualaikum kepada para pembaca dan semua yang sedang menjalankan ibadah Puasa, semoga sehat dan selalu serta  dalam lindungannya. Hari-hari pada bulan Ramadhan ini terasa begitu cepat yang tidak terasa sudah memasuki hampir setengah dalam bulan Ramadhan ini, sudahkah anda memanfaatkan bulan ini dengan baik? sudahkah anda berubah menjadi  lebih baik lagi? tanyakan pada diri anda sendiri, setiap hari hidup kita terus bertambah, umur kita terus bertambah, namun hidup kita selalu berkurang, detik demi detik berkurang menuju kematian kita.

Banyak perbedaan dalam bulan ini dan bulan sebelumnya, saya juga membahasnya dengan teman saya, teman akrab saya, 'Kenapa ya bulan ramadhan ini terasa begitu cepat? dan terasa bulan ini kok sangat berbeda dengan bulan ramadhan yang sebelumnya, serasa sekarang ini bukanlah bulan ramadhan dan terasa seperti biasa, apakah kamu juga merasakan itu dan teman-temanmu yang lain' tanyaku padanya, dia pun menjawab 'Iya aku juga merasakannya, pas juga kemarin aku juga mengobrolkan ini dengan temanku yg lain juga, keimanan seseorang semakin lama semakin berkurang, dan itu yang menyebabkan rasa ini muncul, Seorang kiyai pun semakin lama keimanannya pun juga akan berkurang, orang biasa yang baru mengerti agamapun lama-lama juga akan mengaku menjadi seorang kiyai, inilah tanda-tanda akhir zaman, Astagfirullah, marilah kita memperbaiki diri, menyiapkan bekal sembari kita berjalan, melakukan perjalanan untuk kehidupan yang akan datang.

Ngomongin soal perjalanan, aku suka Traveling alias jalan-jalan, sebelum daerahku Tulungagung Jawa Timur Masuk TV di 'My Trip My Adventure' Tanggal 24 dan 30 Juni 2015 di Trans Tv, yang mengekspos Pantai Coro, Tebing Banyu Mulok, Pantai Brumbun, Gunung Budeg, Nasi Lodho Khas Tulungagung Pada tanggal 24 Juni 2015 dan Pantai Sanggar, Air Terjun Lawean, Air Terjun Alas kandung, Guo Lowo pada tanggal 30 Juni 2015, mungkin kalau mau melihatnya ada di youtube kok, ini bisa klik disini : https://www.youtube.com/channel/UCpjTJ-lh8SOpaZS2FqjOwrw/videos, boleh juga follow instagramku di @hermanbagus, waduh kok jadi promosi ya hehe, memang tulungagung banyak wisata yang belum terekspos ke indahannya, jalannya pun juga masih susah untuk dijangkau, sekilas tentang daerahku.

Ada pesan dari My Trip My Adventure yang aku dapatkan ketika aku sedang pergi Ke Ranu Kumbolonya Tulungagung, karena suasana disini seperti Ranu Kumbolo sehingga disebut dengan Ranu Kumbolonya Tulungagung, Letaknya di Sekitar Area Waduk Wonorejo Tulungagung, Bisa dilihat Fotonya juga di Instagramku @Hermanbagus atau di Youtube ku www.youtube.com/Hermanbagus25, waduh promosi lagi nih hehe, berikut pesan yang saya tangkap dalam perjalanan, memang kalau kita mau ketempat sesuatu yang indah, kadang kita harus melewati jalanan yang susah dahulu untuk menemukan sebuah keindahan, bukan kadang sih, kalau saya mah sering banget, begitu juga dalam hidup ini, kalau untuk bahagia, kita harus bersusah dahulu, maksudnya susah disini adalah berusaha, bekerja, istilahnya berakit-rakit dahulu, berenang kemudian, bersakit dahulu, bersenang kemudian, semuanya tidak ada yang instan, semuanya butuh proses, karena tidak ada HASIL YANG MENGHIANATI USAHA.

Pesan Kedua yang saya dapatkan adalah, maju terus atau kembali, pada saat perjalanan melewati jalan yang susah, ada dua pilihan yaitu maju terus atau kembali kejalan yang sebelumnya, kalau saya pribadi memilih untuk maju terus menuju jalan baru yang belum saya ketahui, kalau anda? kenapa saya mengambil keputusan begitu? karena saya lebih memilih kehidupan yang baru, karena kita hidup untuk maju bukan untuk kembali, mungkin anda menanyakan misalkan tidak ada jalan lain selain jalan sebelumnya bagaimana? ya kembali melewati jalan yang sebelumnya lah gan :D, tapi pesan yang saya ambil, yang saya dapatkan kan untuk jalan maju terus bukan untuk jalan kembali, tap maju terus menuju jalan yang baru, sudah ada beberapa informasi dari warga sekitar perjalanan yang baru sekitar 2 jam, dan jika kembali 1 jam an.

Perjalanan Baru, di perjalanan menuju kembali kerumah alias pulang, memang jalannya rusak pertamanya, ya awal memang susah dahulu, tapi beberapa waktu kemudian jalannya enak, dan bonus dari semua itu kita melewati pemandangan yang indah, yang tidak kita ketahui sebelumnya, namun jika kita kembali, kita hanya melihat pemandangan yang itu-itu saja, sama seperti hidup, tinggalkanlah masa lalu, masa yang mungkin banyak diambil pelajarannya, ambilah pelajaran dari pengalaman-pengalaman hidup, tinggalkan yang kurang baik, kurangi dan hilangkan, tambahkan yang baik, baik dan lebih baik lagu untuk kehidupanmu yang akan datang.

Ramadhan, aku Rindu Ramadhan ku yang dulu, dimana suasana desa yang ramai, ramai akan keramahan, dan suasana-suasana yang menenangkan hati, membuat hari-hari tenang dan tentram, Aku Rindu Kamu yang dulu, semoga ramadhan ini lebih baik dan lebih baik lagi tentunya, selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya, mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan dalam tulisan ini, baik yang disengaja dan tidak disengaja, ambilah hikmahnya, pelajaran yang baiknya, saran juga sangat dibutuhkan untuk kita sama sama menjadi lebih baik lagi, akhir kata Wasalamualaikum,
Terimakasih.
Bona Pasogit
Bona Pasogit Content Creator, Video Creator and Writer

Posting Komentar untuk "Ramadhan Bulan ini dan Ramadhan-Ramadhan Sebelumnya"

close